Blog

Cara Kerja Ajax

AJAX akan berkomunikasi dengan server tanpa harus me-reload semua halaman. konsep ini berbeda dengan aplikasi web sistem tradisional. dalam model AJAX, aksi dari sisi klien dibagi menjadi dua bagian yaitu, Layer user interface dan layer AJAX.

Ketika user mengklik sebuah link atau mengirimkan sebuah form maka input tersebut akan ditangani oleh layer AJAX dan diinteraksikan dengan server, kemudian meng-update user interface (UI). Jadi, dalam AJAX, interaksi UI secara logika terpisah dengan interaksi jaringan.

Proses yang dilakukan mesin AJAX (AJAX Engine) adalah menerima respons dari server, melakukan parsing data dan melakukan sedikit perubahan untuk keperluan menampilkan informasi. Oleh karena proses mengirimkan sedikit informasi, jika dibanding dengan model aplikasi web tradisional maka user interface di-update lebih cepat dan user mampu melakukan pekerjaannya dengan cepat.

Objek pertama yang harud dimengerti adalah XMLHttpRequest (XHR), mungkin bagi pembaca terdengar sesuatu yang baru. Ini adalah sebuah objek Javascript yang dibuat oleh browser yang digunakan untuk mengakses server.

Untuk mendapatkan dan mengirim data dari atau ke suatu database atau file di server menggunakan javascript tradisional, maka harus membuat HTML Form. Dan User harus mengklik tombol submit untuk mengirim atau mendapatkan informasi, menunggu respon dari server, kemudian halaman yang baru berupa hasilnya yang akan dimuat. Karena server selalu memberikan halaman baru setiap user menekan tombol submit, aplikasi web sederhana akan berjalan lambat dan akan kurang user-friendly.

Dengan Ajax, Javascript akan berkomunikasi secara langsung dengan server melalui objek javascript yaitu XMLHttpRequest tersebut.

Dengan XHR sutau halaman web dapat membuat request dan mendapatkan respon dari server web tanpa harus memuat ulang halaman web secara keseluruhan. User akan selalu tetap pada halaman yang sama. Bahkan user tidak akan tahu bila ada data yang dikirim dan diterima dari server, karena javascript melakukan transaksi data dibalik layar.

Uniknya, dengan Ajax segala permintaan dikirim secara asynchronuous yang berarti bahwa kode javascript tidak menunggu pada server merespon. Sehingga pengguna dapat terus memasukan data, bergulir dan terus menggunakan aplikasi.

Kode Javascript bahkan dapat mendapatkan data, melakukan perhitungan dan mengirim permintaan lain, semua tanpa campur tangan pengguna, ini adalah kekuatan dari XHR. Objek XHR disupport hampir pada semua browser (IE, Firefor, Chrome, Opera, Safari, dll).

Terima kasih Sudah Membaca

Salam Belajar IT

Share Me :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code