Blog

Teknologi Dibalik Ajax

teknologi dibalik ajax
src:img eoniansoftware

Teknologi Ajax didalamnya meliputi beberapa komponen, yaitu :

XHTML (Extensible HyperText Markup Language)

Adalah bahasa markup (penanda) seperti HTML, tetapi dengan gaya bahasa lebih baik. XHTML digunakan untuk membuat halaman web dan dokumen – dokumen lain yang dapat ditampilkan di dalam browser. XHTML merupakan standar internasional dengan spesifikasi yang ditetapkan oleh W3C (World Wide Web Consortium).

CSS (Cascading Style Sheets)

Merupakan sebuah mekanisme sederhana untuk memberikan style (seperti font, warna, margin, border dll) kepada dokumen web yang ditulis dalam HTML atau XML.

Javascript

Merupakan bahasa scripting kecil, ringan, berorientasi objek dan lintas platform. Javascript tidak dapat berjalan dengan baik sebagai bahasa mandiri, melainkan dirancang untuk ditanamkan pada produk.

DOM (Document Object Model)

Merupakan sebuah API (Aplication Program Interface) untuk dokumen HTML dan XML. DOM menyediakan representasi dokumen secara terstruktur, dimungkinka untuk mengubah isi dan presentasi visual. Pada dasarnya, DOM menghubungkan halaman web dengan script atau bahasa pemograman.

XML (Extensible Markup Language)

XML adalah bahasa penanda (markup) untuk keperluan umum yang disarankan oleh W3C untuk membuat dokumen markup keperluan khusus. Keperluan utama XML adalah untuk pertukaran data antarsistem yang beraneka ragam.

XSLT (Extensible Stylesheet Language Transformation)

Merupakan bahasa berbasis XML untuk keperluan transformasi dokumen XML. Walaupun proses merujuk pada transformasi, dokumen asli tidak berubah melainkan dokumen XML baru dibuat dengan basis isi dokumen yang sudah ada. XSLT biasanya digunakan untuk mengubah skema XML ke halaman web atau dokumen PDF.

Objek XMLHttpRequest

Objek ini berkemampuan melakukan pertukaran data secara asinkron dengan web server. Ajax menggunakan objek XMLHttpRequest untuk melakukan pertukaran data dengan web server.

JSON (Javascript Object Notation)

Merupakan sebuah format pertukaran data komputer yang ringan dan mudah. Keuntungan JSON dibandingkan dengan XML adalah pada proses penerjemahan data menggunakan Javascript. Javascript dapat menerjemahkan JSON menggunakan built-in procedure eval() atau encode Javascript.

Biasanya minimal ada 3 (tiga) komponen yang dibutuhkan untuk membangun Ajax : HTML/XHTML, DOM dan Javascript. HTML dibutuhkan untuk menampilkan informasi, sedangkan DOM diperlukan untuk memuat ulang halaman tanpa harus di refresh. Javascript dibutuhkan untuk komunikasi client-server, sementara manipulasi DOM untuk meng-update halaman web. Teknologi lain digunakan agar Ajax lebih powerful lagi, tetapi bukan merupakan hal pokok. Untuk bahasa pemograman server-side Ajax dapat menggunakan beberapa bahasa seperti PHP, ASP, Java, Python atau .NET.

Share Me :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code